Bakauheni – (PeNa), Ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Lampung kembali dikeluhkan pemudik. Minimnya lampu penerangan membuat jalur menuju Pelabuhan Bakauheni gelap gulita dan memicu rasa takut, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi gelap terjadi dari Bakauheni hingga arah Kota Bandar Lampung.
Sekitar 95 persen Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tenaga surya dilaporkan padam. Situasi ini sudah berlangsung sejak mudik Lebaran tahun lalu dan belum juga teratasi.
Kondisi tersebut membuat perjalanan malam hari kian berisiko. Selain jalan yang berkelok dan naik turun, pemudik juga dihantui potensi tindak kejahatan.
Salah satu pemudik motor tujuan Bandung, Oki, mengaku waswas saat melintas di jalur tersebut. Ia merasakan langsung minimnya penerangan sepanjang perjalanan.
“Jalannya gelap, pencahayaan kurang. Jadi kita akalin pakai lampu motor yang terang,” kata Oki saat ditemui di Bakauheni, Selasa (17/3/2026).
Ia tak menampik rasa takut muncul, terutama saat melintas di titik sepi.
“Takut juga, apalagi soal begal. Kan menjelang Lebaran biasanya kejadian begitu ada saja. Jadi saya ikut rombongan kendaraan biar lebih aman,” ujarnya.
Selain gelap, Oki juga menyoroti kondisi jalan yang belum sepenuhnya mulus.
“Masih ada beberapa jalan yang rusak. Harapannya ke depan jalur ini lebih bagus dan terang, supaya orang nggak takut lagi lewat sini,” ucapnya.
Lampu Jalan Padam, Pemprov Janji Perbaikan
Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengakui persoalan lampu jalan di Jalinsum memang masih menjadi masalah berulang setiap musim mudik.
“Banyak keluhan masyarakat, terutama di jalan nasional. Lampu jalan mati di sana-sini, sudah diganti tapi sering hilang lagi,” katanya.
Ia menjelaskan, kewenangan perbaikan berada di Balai Pelaksana Jalan Nasional. Meski begitu, Pemprov Lampung telah menyampaikan laporan agar segera ditindaklanjuti.
“Kami sudah informasikan ke balai untuk segera di-support,” ujarnya.
Terkait kondisi jalan dan marka, ia menyebut perbaikan masih difokuskan pada penambalan lubang di jalur lintas.
“Balai saat ini fokus penambalan jalan. Untuk lampu, segera diperbaiki,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung juga memperkuat pengamanan dengan berkoordinasi bersama kepolisian, termasuk membentuk satgas dan menyiapkan puluhan posko kesehatan bagi pemudik.
Meski begitu, Gubernur tetap mengimbau pemudik agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur minim penerangan.
“Pemudik tetap hati-hati, terutama saat malam hari,” pungkasnya.






