Kades Dan Operator Terlibat, Dinsos Pesawaran Berikan Pelatihan 

P E S A W A R A N -(PeNa), Kepala Desa dan Operator terlibat langsung pada pendataan warganya, Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran berikan pelatihan kebijakan dan teknis update  Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di GSG Desa Sukarame, Kecamatan Punduh Pedada, Rabu (16/10/2024). 

 

Kepada Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran M. Zuriadi mengatakan bahwa berdasarkan data per September 2024, jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Pesawaran mencakup 96.425 keluarga atau 271.490 jiwa.

 

Katanya, dari jumlah tersebut, terdapat 23.307 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), 41.640 KPM penerima sembako, dan 225.942 jiwa Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

 

“Angka-angka ini menunjukkan besarnya tanggung jawab Pemkab Pesawaran dalam memastikan terpenuhinya hidup layak masyarakat,” kata dia.

 

Dalam hal ini, peran Kepala Desa dan operator SIKS-NG menurutnya sangatlah krusial dalam pemutakhiran DTKS. Sebab mereka adalah garda terdepan yang paling memahami kondisi warga di lapangan. Keakuratan data yang diinput menurutnya akan menentukan efektivitas program-program kesejahteraan sosial yang dilakukan pemerintah.

 

“Untuk itu, saya mengajak seluruh peserta pelatihan untuk mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat dan dedikasi. Dengan data yang akurat, kita dapat memastikan bahwa setiap bantuan sosial tepat sasaran, sehingga dapat mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat Pesawaran,” pinta dia.

 

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan kualitas dalam pengelolaan DTKS. Sehingga diharapkan para Kepala Desa dan Operator SIKS-NG dapat lebih cakap dalam melakukan pembaruan data yang tercantum dalam DTKS.

 

Pelaksanaan pelatihan ini sudah memasuki kali ke tiga. Dimana sebelumnya, Dinsos Pesawaran juga mengadakan kegiatan serupa di Aula Kantor Camat Padang Cermin pada Jum’at, (04/10/2024) dan kegiatan kedua dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Kedondong pada Selasa, (15/10/2024) kemarin.

 

Menanggapinya, Kepala Desa Sukarame yang diwakili Sekretaris Desa Syafei mengatakan, sebelum pelatihan ini, Perangkat Desa termasuk para operator kerap mengalami kendala dalam proses pembaruan data di DTKS. Tak jarang terjadi juga tumpang tindih antara data yang lama dengan data yang hendak diperbarui.

 

“Kadang-kadang di data itu ada yang orangnya sudah dianggap mampu, tapi masih terdata. Jadi tadi itu, pelatihan tadi buat kita lebih tahu tata cara mengupdate atau menghapus data yang memang sudah tidak layak sehingga bisa digantikan ke yang baru dan lebih layak,” kata Syafei.

 

Melalui pelatihan update data ini, Syafei  berharap pihaknya dapat lebih tercerahkan dan cakap dalam proses pembaruan data yang relevan dan objektif.

 

“Kita ingin outputnya data itu lebih baik dan lebih tepat sasaran jangan sampai tumpang tindih. Sehingga diharapkan tidak timbul masalah atau gejolak di masyarakat,” ujar dia.

 

Untuk diketahui, pelatihan ini digelar hingga 23 Oktober 2024 mendatang dengan melibatkan 11 kecamatan. Adapun tempat pelaksanaannya dilakukan di lima tempat yaitu Aula Kantor Camat Padang Cermin, Aula Kecamatan Kedondong, GSG Desa Sukarame Kecamatan Punduh Pedada, GSG Negeri Ulangan Jaya, dan Balai Desa Bagelen.

 

oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *