Kadisdukcapil Pesawaran Pastikan Tidak Ada Pungli Di Dinasnya

PESAWARAN-(PeNa), Satu juta rupiah disiapkan bagi siapa saja yang berhasil menemukan pelaku pungutan liar (pungli) pada pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) di Kabupaten Pesawaran.
Demikian ditegaskan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa kepada PeNa, Minggu (10/03).
“Saya tegaskan berulang kali, siapa saja yang bisa menemukan pegawai Disdukcapil Kabupaten Pesawaran melakukan pungli akan diberikan reward uang tunai satu juta rupiah, ” kata Ketut.
Menurutnya, pernyataan tersebut sudah disampaikan kepada publik beberapa waktu silam. Sehingga, tidak ada alasan masyarakat merasa dirugikan saat mengurus adminduk.
“Pelayanan adminduk semua kita lakukan secara gratis bahkan jemput bola. Dan ini menjadi  visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, nah saya merasa aneh ketika mendapat informasi adanya pungli di Disdukcapil. Seyogyanya segera buktikan dan berikan ke saya, langsung saya kasih hadiah uang tunai. Bagi pegawai yang melakukan itu langsung kita usulkan untuk di copot, ” ujar dia.
Ungkapan tentang adanya reward uang tunai satu juta rupiah bagi siapa saja yang dapat menemukan pelaku pungli di Disdukcapil Kabupaten Pesawaran memang sudah lama digaungkan dibeberapa media, baik cetak maupun media online. Bahkan pada kesempatan musyawarah rencana pembangunan kecamatan (musrenmbangcam) juga disampaikan langsung oleh Ketut Partayasa.
“Kaitan reward satu juta sebenarnya sudah banyak diberitakan oleh media cetak maupun online, bahkan sudah sampai ke Dirjend dukcapil. Disdukcapil Kabupaten Pesawaran pertama melakukan terobosan ini dan sangat diapresiasi pemerintah pusat dan Bapak Bupati H.Dendi Ramadhona,K.ST. ” ucap dia.
Ketut Partayasa yang juga menjabat Ketua Forum Kadisdukcapil Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung tersebut memastikan tidak ada pungli di dinas yang dipimpinnya.
“Dalam pengurusan adminduk atau apapun di Disdukcapil Kabupaten Pesawaran, saya pastikan tidak ada pungli atau bayar apapun. Karena semua pelayanan, apakah pembuatan KTP Elektronik, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian semuanya kita berikan secara gratis, bahkan satu orang pun kalau ada masyakat bumi andan jejama yang sepuh atau sakit walau satu orang pun akan kita layani adminduknya meski harus datang langsung di Kediaman yang bersangkutan yang populer disebut Jebol atau jemput bola, ” pungkasnya. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *