P E S A W A R A N -(PeNa), Guna melengkapi persyaratan yang diminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), Nanda Indira-Antonius Muhammad Ali melakukan tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek,Jum’at (30/08/2024).
Terkait pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan oleh sejumlah dokter di RSUD Abdul Moeloek, Nanda Indira mengatakan bahwa hal tersebut guna melengkapi berkas pencalonan yang telah diterima panitia penyelenggara pemilihan kepala daerah beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, hari ini saya dan Pak Antonius telah mengikuti pemeriksaan kesehatan, insya Allah tidak ada halangan untuk tes kesehatan ini, kalau untuk hasil pemeriksaannya nanti akan disampaikan oleh pihak KPU,” kata dia.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan tahapan yang harus dilalui sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan KPU Kabupaten Pesawaran dalam menyeleksi berkas para bakal calon kepala daerah.
“Kalau dilihat dari tahapan yang diberikan KPU, setelah berkas pendaftaran diterima, Paslon harus mengikuti tahapan cek kesehatan ini,” ujar dia, usai melakukan pemeriksaan kesehatan.
Diterangkan, pemeriksaan kesehatan yang dimaksud meliputi beberapa pemeriksaan yang bersifat menyeluruh. Diantaranya, pengambilan sampel darah dan sejumlah tes psikologi.
“Setelah itu cakada menjalani pemeriksaan fisik dan psikis kemudian tes rohani dan psikologi, lalu ada juga pemeriksaan narkoba, pemeriksaan psikologis, pemeriksaan penunjang (radiologi dan laboratorium),” terang dia.
Ditegaskan, pemeriksaan kesehatan terhadap para bakal calon merupakan hal penting guna mengetahui kesehatan dan kebugaran peserta kontestan pemilihan kepala daerah sehingga kedepan tidak mengganggu aktifitasnya.
“Tentunya, kesehatan menjadi modal yang sangat penting, apalagi selama tiga bulan mendatang kita sudah masuk tahapan kampanye, semoga kita sehat semua dalam menyambut pesta demokrasi di Pesawaran,” tegas dia.
Menanggapinya, Erland Syofandi salah satu Tokoh Adat Lampung Bumi Andan Jejama dengan Gelar Suttan Penatih mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan memang penting bagi para bakal calon sebelum nantinya ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati oleh KPU Kabupaten Pesawaran.
“Harus sehat dan bebas narkoba serta tidak terganggu kejiwaannya, jangan sampai calon bupati dan wakil bupati yang bakal memimpin Kabupaten Pesawaran nantinya terkontaminasi narkoba atau punya gangguan psikis. Apalagi tugas yang akan diemban kedepan tidaklah enteng,” kata dia.
oleh: Sapto firmansis






