Masa Kampanye Pilkada, Polisi Pesawaran Ajak Ngopi Wartawan

P E S A W A R A N-(PeNa), Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Polres Pesawaran Polda Lampung gelar ngopi bareng insan media Kabupaten Pesawaran dalam rangka cooling system Operasi Mantap Praja Krakatau 2024 di Taman Solid Mapolres setempat, Jum’at (11/10/2024).

 

Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy mengatakan bahwa masa kampanye Pilkada sekarang ini diharapkan tetap kondusif meskipun pilihan berbeda.

 

“Pesawaran sekarang sudah banyak dikenal dengan adanya viral sejumlah pemberitaan, untuk itu Polri dan Media harus tetap bersinergi dan solid dalam melaksanakan tugas masing-masing,” kata Maya.

 

Ia juga mengemukakan, bahwa Pilkada serentak yang diantaranya dilangsungkan di Kabupaten Pesawaran telah memasuki beberapa tahapan yang kini masuk minggu ketiga masa kampanye.

 

“Terkait Gakumdu, ada laporan terkait dugaan pidana pemilu yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon bupati dan kini masih dalam proses sidik dan kita akan memeriksa sejumlah saksi dan ekspos atau gelar perkara,” ujar dia.

 

“Kalian percayakan proses hukumya ke Polres Pesawaran yang tergabung pada Gakumdu, kami pastikan netral dan penangannya dilakukan dengan akuntabilitas dan proporsional serta profesional,” imbuhnya.

 

Maya juga menegaskan, Pilkada di Bumi Andan Jejama berdampak pada berkurangnya angka kejahatan baik kriminalitas maupun peredaran narkoba diwilayah hukumnya.

 

“Semoga saja dengan tahapan ini sampai dengan pencoblosan maupun sampai berakhir nanti angka Curas Curhat dan Curan serta peredaran narkoba akan terus menurun. Dan, Pilkada dapat berlangsung dengan baik dan damai. Saya himbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap sama sama menjaga Kamtibmas dilingkungan masing-masing masing,” tegas dia.

 

Terkait pemetaan daerah rawan, katanya belum ditemukan adanya potensi kerawanan sosial. Namun, ada beberapa yang wilayahnya dianggap rawan secara geografis yakni di Pulau Pahawang dan Pulau Legundi.

 

“Potensi rawan sosial itu tidak ada,namun ada beberapa aja tapi itupun dari aspek geografis, artinya secara umum kita dapat mengendalikan dengan baik dan kondusif. Untuk pengamanan ada back-up dari Polda Lampung yakni dua pleton satuan Brimob dan 1 pleton Sabhara, untuk membantu personil kita yang ada,” tegas dia.

 

Menanggapinya, Erland Syofandi salah satu Tokoh Adat Lampung Kabupaten Pesawaran dengan Gelar Suttan Penatih mengatakan bahwa upaya cooling system oleh kepolisian sangat membantu kondusifitas di Bumi Andan Jejama.

 

“Ini merupakan tindakan yang bagus dan sesuai dengan adat yakni mejong Jejama untuk mendiskusikan persoalan yang tengah dihadapi atau berlangsung. Semoga kepolisian selalu bersinergi dengan seluruh elemen dan masyarakat,” kata dia.

 

oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *