Masyarakat Pahami Soal Berlalulintas Yang Benar

PESAWARAN-(PeNa), Kegiatan pre-emtif dilakukan dalam rangka menertibkan dan mengajak masyarakat untuk berlalulintas dengan benar, di Balai Desa Padang Manis Kecamatan Way Lima,  Jumat (26/1). Hal tersebut sekaligus untuk memberikan stigma yang baik ada Polisi Lalu lintas (Polantas).
Yang dimaksud dengan upaya pre-emtif disini adalah upaya-upaya awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak pidana. Usaha-usaha yang dilakukan dalam penanggulan kejahatan secara pre-emtif menanamkan nilai-nilai/norma-norma yang baik sehingga norma-norma tersebut terinternalisai dalam diri seseorang. “Meskipun ada kesempatan untuk melakukan pelanggaran/kejahatan tapi tidak ada niatnya untuk melakukan hal tersebut maka tidak akan terjadi kejahatan. Jadi dalam usaha pre-emtif faktor niat menjadi hilang meskipun ada kesempatan.” kata Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi, Jumat (26/1).
Dijelaskan, cara pencegahan ini berasal dari teori NKK, yaitu: Niat + Kesempatan terjadinya kejahatan. “Contohnya, ditengah malam pada saat lampu merah lalu lintas menyala maka pengemudi itu akan berhenti dan mematuhi aturan lalu lintas tersebut meskipun pada waktu itu tidak ada polisi yang berjaga. Hal ini selalu terjadi dibanyak Negara seperti Singapura, Sydney, dan kota besar lainnya didunia. Jadi dalam upaya pre-emtif faktor “NIAT” tidak terjadi.” jelas dia.
Untuk diketahui, kegiatan preemtif Dikyasa Sat Lantas Polres Pesawaran
dilakukan dibeberapa tempat yakni di Balai Desa Padang Manis Kecamatan Way Lima dan Balai Desa Tresnomaju Kecamatan Negeri Katon dengan di ikuti 50an peserta dari aparatur desa dan masyarakat.”Metode kegiatan ini memberikan pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas,  pengenalan kendaraan dan pengenalan helm sebagai pengaman kepala, ” urai dia.
Sedangkan maksud dan tujuannya, ujar Kapolres, agar para aparatur desa dan masyarakat dapat mengetahui tentang tertib lalu lintas.”Kegiatan ini sekaligus memberikan stigma positif kepada masyarakat terhadap polantas. Dan,memberikan arahan tentang tertib berlalu lintas kepada para aparatur desa supaya dapat memberitahukan kepada warganya untuk taat lalu lintas, taat pajak,” tegas dia.
Sementara itu,  Kepala Desa Padang Manis,  Hendrik Kurniawan mengaku mengapresiasi kegiatan tersebut yang dilakukan di desanya. “Kami, atas nama masyarakat sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Kami sangat berharap dan menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi rambu rambu saat berlalu lintas dijalan raya. Selain itu, kelengkapan berkendara juga harus dipatuhi seperti surat kendaraan yang telah lunas bayar pajak dan SIM, ” kata dia.  PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *