PESAWARAN-(PeNa), Kegiatan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Teluk Pandan penuh keringat saat dilangsungkan di Balai Desa Sukajaya Lempasing, Selasa (03/03)2020).
Minimnya ventilasi udara pada ruang pertemuan di Balai Desa Sukajaya Lempasing tersebut memaksa seluruh peserta sampai dengan Bupati Dendi Ramadhona dan tamu undangan lainnya basah bermandikan keringat. Kondisi tersebut tidak menyurutkan mereka untuk terus berdiskusi membahas rencana pembangunan desanya kedepan.
Interaksi antara warga dan Bupati Pesawaran berjalan lumayan hikmat dengan sedikit tertawa ketika penyampaian diungkapkan dengan padanan kalimat yang kocak. Banyak hal yang harus dipertahankan hingga harus ditingkatkan ditengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Hamdani warga Desa Sukajaya Lempasing mengatakan bahwa dibidang agama harus dipertahankan bahkan kalau bisa ditingkatkan bantuannya.
“Alkhamdulillah, Pak Bupati Dendi Ramadhona sudah sangat memperhatikan soal keagamaan. Kalau bisa lebih ditingkatkan, apakah suport kepada sumber daya manusianya dan fisik yakni peningkatan bantuan di masjid serta mushola,” kata dia.
Dijawab Bupati Dendi Ramadhona, bahwa tahun depan bantuan untuk masjid ada peningkatan menjadi Rp10 juta yang sebelumnya hanya Rp5 juta dan mushola mendapatkan bantuan Rp 5 juta yang sebelumnya tidak ada.
“Mohon maaf, kondisi keuangan kita masih belum dapat mencukupi untuk merealisasikan pembangunan semuanya. Karenanya, kita prioritaskan apa yang menjadi kebutuhan mendesak dan alkhamdulillah untuk bantuan masjid naik,” ujar dia.
Kemudian, Zaini warga Sukajaya Darat juga mengemukakan pertanyaan tentang kondisi pembangunan ditempat tinggalnya masih butuh perhatian.
“Memang, informasi yang kami terima pihak developer perumahan tempat kami tinggal belum menyerahkan kepada pemerintah daerah. Nah, bagaimana solusinya,” tanyanya.
Dendi juga menuturkan, bahwa perumahan tersebut belum diserahkan kepada pemerintah daerah sehingga tidak bisa dilakukan pembangunan apakah itu perbaikan infrastruktur atau lainnya.
“Coba dikonfirmasi kepihak developer agar segera diserahkan kepemerintah daerah, supaya kedepan bisa ada pembangunan dilokasi tersebut. Karena, kalau belum,kemudian kita lakukan pembangunan maka bisa maladministrasi,” ucap dia.
Interaksi lain juga dilakukan oleh kamu wanita yang menumpahkan harapannya agar seluruh program yang sekarang sedang berjalan untuk tetap dilanjutkan. Kemudian, hal yang sama pun disampaikan oleh kalangan pelaku seni yang terus aktif melestarikan kebudayaannya. Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Dendi Ramadhona juga melakukan Musrenbang di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh.
Oleh: sapto firmansis






