Nanda Indira Dendi: Tahun Baru Islam 1443H Momentum Perbanyak Sedekah

 

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah menjadi momentum untuk meningkatkan atau memperbanyak sedekah agar hidup lebih barokah. Demikian dikemukakan Pembina Majelis Taklim Al Hidayah Nanda Indira Dendi, Jum’at (20/08/2021).

Menurutnya, sedekah yang dimaksud dapat diberikan berupa apa saja asalkan memiliki nilai manfaat bagi orang yang membutuhkan. Diantaranya adalah memberikan paket sembako yang dilakukan oleh jamaah pengajian Al Hidayah Kabupaten Pesawaran.

“Tahun baru Islam 1443 Hijriyah ini kita manfaatkan untuk banyak-banyak bersedekah, ditambah lagi saat ini kondisi negara kita terkhusus Kabupaten Pesawaran sedang dilanda pandemi, tentu banyak masyarakat yang terkena dampak dari pandemi ini, maka dari itu kita membantu mereka dengan memberikan sembako,” ujar dia.

Nanda berharap, kegiatan yang dilakukan oleh ibu-ibu pengajian Al Hidayah ini dapat diikuti oleh seluruh kelompok lainnya yang ada di Pesawaran, sehingga masyarakat yang tidak tersentuh bantuan sosial dari pemerintah dapat tersentuh juga.

“Tentu bantuan dari pemerintah tidak bisa membackup semua masyarakatnya karena ada batas, namun kalau ada kelompok-kelompok yang peduli terhadap masyarakat tentu semua dapat merasakan,” ucap dia.

“Kalau untuk bingkisannya mungkin tidak terlalu banyak, namun setidaknya dapat membantu meringankan beban ekonomi dari masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid-19 yang hampir dua tahun terakhir melanda kita semua,” imbuhnya.

Majelis Taklim Al – Hidayah Kabupaten Pesawaran membagikan seratus bingkisan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan melakukan isolasi mandiri di tiga desa yang berada di Kecamatan Gedong Tataan.

Ketua Majelis Taklim Al Hidayah Pesawaran Halimah mengatakan bantuan 100 Paket sembako untuk masyarakat yang terdampak covid-19 tersebut dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam.

“Hari ini secara serentak kita memberikan paket sembako untuk masyarakat yang ada di tiga desa yang berada di Kecamatan Gedongtataan yaitu Desa Sukabanjar, Kurungan Nyawa dan Padang Ratu,” kata dia.

Ia menuturkan, bahwa paket sembako diberikan secara door to door kepada warga yang isolasi mandiri dan tidak mendapat bantuan sosial.

“Kita serahkan secara langsung kepada warga yang berhak menerima bantuan, seperti yang isoman, janda, yatim piatu dan fakir miskin, tentu disini kami menggandeng pemerintah desanya sehingga penerima ini memang tepat sasaran,” tutur dia.

 

Oleh: sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *