YOGYAKARTA-(PeNa), Ngatinem seorang nenek yang diduga dibuang,kini telah kembali berkumpul bersama keluarga setelah ditemukan warga disekitaran DAM Sorogenen,Sewon,Bantul, Rabu (10/02/2021).
Warga yang pertama menemukan adalah Irvan Muhammad yang kemudian menghubungi Panti Hafara dengan maksud dapat menampungnya. Karena, Panti tersebut memang selalu siap menerima dan menampung tunawisma ataupun orang terlantar yang berada di jalanan.
Lalu, Panti Hafara yang beralamatkan di Sindet, Jetis,Trimulyo,Bantul lalu mendelegasikan Tim Hafara agar menjemput Nenek Ngatinem di lokasi yang dimaksud.
“Alkhamdulillah saat ini sudah dievakuasi di Panti Hafara, Sindet, Jetis, Bantul,” kata Tim Hafara.
Setelah sampai di Panti Hafara, Nenek Ngatinem tersebut diketahui beralamatkan di Karanganyar, RT.84 RW.19 Brontokusuman, Mergangsan Yogyakarta.
“Kalau di lihat dari fisik, saya perkirakan Bu Ngatinem berusia sekitar 65 tahun,” ucap dia.
Setelah berhasil berkomunikasi dengan keluarga, pihak keluarga mengatakan akan segera menjemput Nenek Ngatinem di Panti Hafara.
Namun, akhirnya oleh Tim Hafara, Nenek Ngatinem diantar kerumahnya setelah berkoordinasi dengan Kanit Binmas Polsek Mergangsan, Ipda Fahrudin. Dan sekarang sudah berkumpul kembali di tengah-tengah keluarga.
Diterangkan, diduga Nenek Ngatinem tersebut dibuang dengan diturunkan dari kendaraan roda 4 (empat) di pinggir jalan kampung.
“Dari mana dan oleh siapa tidak diketahui. Setelah diturunkan dipinggir jalan kampung, ibu itu merangkak ke arah tanggul sungai atau DAM, kemudian terlihat oleh warga, Irvan Muhammad,” terang dia.
Oleh: wawan






