BANDARLAMPUNG (PeNa) – Gubernur Arinal Djunaidi mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meski maklumat Kapolri sudah dicabut.
Menurut Gubernur, upaya pemutusan rantai penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dari semua pihak. Terutama penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Meskipun maklumat Kapolri sudah dicabut, namun protokol kesehatan harus terus diterapkan. Tidak ada gunanya gubernur dan bupati memerintahkan tanpa dukungan semua,” kata gubernur saat penyerahan bantuan 263 paket sembako di Piabung Pesawaran, Selasa (30/6).
Gubernur menyebutkan perekonomian di Lampung harus tetap berjalan ditengah pandemi covid-19. Karena itu, protokol kesehatan tidak bisa ditinggalkan.
“Kita tetap mengedepankan situasi ke depan, terutama berkaitan dengan ekonomi. Namun Covid-19 tidak bisa kita abaikan. Itulah wujud new normal, tetap menjalankan protokol kesehatan dalam keseharian,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Arinal juga mengapresiasi Tim Penggerak PKK,
Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah), dan LKKS (Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial) Provinsi Lampung yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak.
Bantuan itu berupa 263 paket sembako, 2 unit wastafle portable dan 25 paket budidaya ikan dalam ember guna meningkatkan pendapatan keluarga.
“Saya mengapresiasi Tim Penggerak PKK, Dekranasda, dan LKKS Provinsi Lampung yang turut mendukung Pemprov Lampung dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Pesawaran. Semoga Bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.






