LAMPUNGTENGAH (PeNa) – Nasrudin, seorang Ibu rumah tangga, di kampung Surabaya Ilir, Kecamatan Bandar Surabaya Lampung tengah, disekap oleh dua orang perampok yang mengaku sebagai pengurus PKH, di rumahnya.
Nasrudin yang telah melaporkan hal ini tersebut ke pihak polis. Menceritakan kejadian naas yang dialaminya pada, Kamis (2/4) lalu.
Saat di Hubungi PeNa, Jumat (3/4). Dia menuturkan, dua prampok yang masuk kerumahnya tersebut. Awalnya berpura-pura sebagai pengurus PKH. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, kebetulan dirinya dirumah sedirian saat itu. Suaminya sedang berpergian keluar kota.
“Awalnya dia dating kesini mengaku sebagai petugas PKH yang akan mendata saya. Lalu mereka diminta untuk dapat menunjukan KTPnya untuk didata. Kemudian saya masuk mengambil KTP dan air minum untuk mereka,” kata ungkap dia.
Tak lama setelah dia masuk kedalam kamar, kedua orang tersebut mengikutinya dan menyekapnya. Pelaku meminta perhiasan yang digunakan oleh korban.
“Salah seorang pelaku dan langsung mendekap mulut korban, pelaku meminta agar korban menyerahkan perhiasan yang ia kenakan, karena tidak berdaya akhirnya emas seberat 40gram berhasil mereka gondol,” kata dia
Media ini, mencoba untuk mengkonfirmasi lebih lanjut kejadian perampokan tersebut, dengan Kepala Kampung Surabaya Ilir ” Usman”, namun beliau tidak berada dikantornya ataupun dirumah, dihubungi melalui ponselnya tidak mendapat jawaban.






