LAMPUNG – (PeNa), Kepolisian Daerah (Polda) Lampung berhasil mengungkap 81 kasus dari total 224 laporan kriminal selama pelaksanaan Operasi Pekat Krakatau 2025 yang berlangsung sejak 1 hingga 8 Mei. Persentase pengungkapan tersebut mencapai 36,2%.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menjelaskan, operasi ini melibatkan seluruh jajaran satuan di bawah Polda Lampung, mulai dari Polresta hingga Polres di kabupaten/kota.
“Dari total 224 kasus, sebanyak 81 berhasil diungkap. Rinciannya, 85 kasus termasuk dalam Tindak Pidana Terorganisir (TO), sementara 81 lainnya masuk kategori Non-TO,” ujar Irjen Helmy dalam keterangannya, Sabtu (10/5/2025).
Operasi ini turut menyasar 159 lokasi dan 65 individu. Dari jumlah tersebut, 84 lokasi (52,8%) dan 33 orang (50,8%) berhasil diungkap.
“Dalam kategori TO, kami berhasil mengamankan 60 orang pelaku. Namun untuk kategori Non-TO, belum ada pelaku yang diamankan. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ungkapnya.
Irjen Helmy juga mengapresiasi kinerja sejumlah satuan wilayah yang dinilai sangat baik dalam operasi kali ini. Polres Pesisir Barat mencatatkan pengungkapan 100 persen, baik dari sisi kasus, pelaku, maupun lokasi. Sementara itu, Polres Tulang Bawang berhasil mengungkap 93,8 persen kasus dan Polres Pringsewu mengamankan seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus yang ditangani.
“Pesisir Barat dan Tulang Bawang bisa menjadi contoh bagi satuan lainnya. Kinerjanya patut dijadikan teladan,” puji Helmy.
Namun, ia juga menyoroti sejumlah wilayah yang belum menunjukkan hasil maksimal. Polresta Bandar Lampung dan Polres Lampung Timur tercatat belum berhasil mengungkap satu pun kasus selama operasi.
“Kami akan melakukan evaluasi untuk mengetahui penyebabnya serta meningkatkan koordinasi agar ke depan hasilnya lebih optimal,” tegas Kapolda.
Irjen Helmy berharap Operasi Pekat Krakatau ke depan semakin efektif dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat dan menekan angka kriminalitas di wilayah Lampung.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat. Mari terus kita jaga Lampung agar tetap aman dan kondusif,” tutupnya.






