Penertiban Manusia Silver Selama Ramadan

Bandar Lampung – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung telah mengambil langkah untuk melakukan penertiban terhadap praktik manusia silver dan manusia gerobak selama bulan Ramadan.

 

Bacaan Lainnya

Kasatpol PP Pemkot Bandar Lampung, Ahmad Nurizki mengatakan, Kegiatan penertiban ini dilakukan dengan pendekatan yang humanis, dengan memberikan imbauan kepada para pelaku tersebut.

 

”Kita Beri imbauan, karena kita pendekatan secara humanis,” ujar Nurizki, Rabu (27/3/2024)

 

Oleh karena itu, kata Nurizki, hingga saat ini belum ada tindakan pengangkutan yang dilakukan terhadap manusia silver maupun manusia gerobak, pihak Satpol PP tetap memberikan imbauan dengan penuh kesadaran akan kondisi sosial dan ekonomi mereka.

 

”Jadi belum ada yang kita angkut,” terangnya.

 

Ahmad Nurizki juga mengakui bahwa sebagian pemulung di Bandar Lampung menggunakan gerobak sebagai alat kerja mereka.

 

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk membedakan antara pemulung yang bekerja secara legal dengan praktik manusia silver dan manusia gerobak yang mengganggu ketertiban umum.

 

”Karena ada juga yang bawa gerobak memang profesinya sebagai pemulung,” ungkap dia.

 

Praktik manusia silver di Bandar Lampung kerap terjadi di beberapa perempatan lampu merah, seperti yang terjadi di Gg PU Pagar Alam.

 

Mereka meminta sumbangan dengan membawa ember dan berdiri seolah mematung di tengah jalan. Pengendara yang berhenti kemudian diminta untuk memberikan sumbangan kepada mereka. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *