Polri Buka Pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka kesempatan kepada pemuda-pemudi untuk mengikuti pendidikan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2019.
Hal tersebut disampaikan Karo SDM Polda Lampung, Kombes Pol. Novian Pranata, melalui Kabag Dalpers Ro SDM Polda Lampung, AKBP. Riyadi Nugroho saat sosialisasikan pembukaan pendaftaran SIPSS Tahun Anggaran 2019 di Wilayah Lampung.
“Pendaftaran online melalui website Polri : http//www.penerimaan.polri.go.id, sejak 15 hingga 31 januari 2019 dan verifikasi dilaksanakan di Subbagdalpers Bagdalpers Ro SDM Polda Lampung, pada 15 hingga 1 Februari 2019,” kata Riyadi Nugroho, Sabtu (19/01).
Menurut Riyadi Nugroho, untuk usia peserta S-2 dan S-1/S-2 Penerbang maksimal 33 tahun, S-1 Profesi maksimal 29 tahun, dan S-1/D-IV maksimal 26 tahun. Lulusan PTN atau PTS dengan Akreditasi A dan B IPK Minimal 2,75.
Peserta yang bisa mengikuti SIPSS TA 2019 yang dibutuhkan, lebih lanjut kata Riyadi Nugroho, S-2 Kedokteran Forensik (Profesi), Kedokteran Klinis (Profesi), Psikologi (Profesi), Ilmu Agama (Tafsir Hadist), S-1 Kedokteran Umum (Profesi), Kedokteran Gigi (Profesi), Kedokteran Hewan, Teknik Informatika, Teknologi Ilmu Komputer, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Ekonomi Akutansi, Ekonomi Keuangan, Perpajakan, Hubungan Internasional, Teknik Elektro, Kimia Murni, Teknik Kimia, Biologi, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi dan atau Teknik Material, Komunikasi, Desain Grafis, Farmasi, Ilmu Kearsipan atau Pustakawan, Ilmu Gizi, Statistik, S-1 atau S-2 DAN CPL Flying School, Agama Hindu, Agama Katolik, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Agama (Tafsir Hadist), Jurnalistik.
Sedangkan untuk lulusan D-IV  yakni, Ahli Nautika TK III, Ahli Teknika TK III, dan Manajemen Media.
“Perlu diketahui, dalam perekrutan anggota Polri SIPSS, Polri tidak bekerjasama dengan pihak bimbingan belajar atau bimbingan tes atau lembaga sejenis apa pun untuk mengadakan try out dan atau menjanjikan kemudahan untuk diterima mengikuti pendidikan. Saya ingatkan, jangan percaya pada pihak mana pun yang menawarkan kelulusan dengan membayar sejumlah uang atau imbalan. Sleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” tegas dia. PeNa-obin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *