LAMPUNG TIMUR – Kinerja Gubernur Lampung non aktif M.Ridho Ficardo terus menuai apresiasi selain pembangunan jembatan gantung yang dibiayai melalui gaji pribadi, warga Desa Rantau Fajar, Lampung timur (Lamtim) juga meminta Ketua DPD Demokrat Lampung untuk tetap terus concern pada sektor pertanian terutama peningkatan perbaikan irigasi yang telah terbukti meningkatkan produksi pertanian dengan dua kali panen.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rantau fajar, Supangadi mengakui ada peningkatan produksi pertanian dengan telah diperbaikinya irigasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

“Dulu itu disini panen cuma sekali setahun, semenjak kepemimpinan Pak Ridho, semua irigasi diperbaiki. Sekarang kami bisa panen dua hingga tiga kali dalam satu tahun. Jika bicara pemerataan, alhamdulillah pembangunan sudah cukup merata, khususnya pada sektor pertanian dengan adanya perbaikan irigasi saya bisa panen 3 kali di tahun kemarin,” ungkap Supangadi saat menerima kunjungan Petahan M.Ridho Ficardo, Senin (30/04).
Kendati demikian Ia berharap agar M.ridho mampu mengakomodir permintaan petani setempat dengan memberikan bantuan alat panen .
“Untuk itu kami memohon bantuan alat panen ditambah lagi, agar panen kami lebih cepat,”pintanya.
Sementara tokoh masyarakat Desa Rantau fakar, Kardi (50) mengungkapkan jika program seribu jembatan gantung dari Lampung Untuk Indonesia yang digulirkan m.ridho bersama Vertical recue, nyata berguna bagi kepentingan masyarakat setempat khususnya mempermudah akses bagi anak-anak sekolah selain sebagai sarana silaturahmi antar warga yang terpisah sebelum adanya jembatan gantung.

“Saya sangat berterima kasih bapak sudah memberikan program terbaik untuk kami. Kalau bisa pak, jembatan gantung yang sudah dibangun bisa dibeton, agar bisa dilalui oleh kendaraan juga,” harap Kardi.
Di kesempatan yang sama, M.ridho menegaskan usai cuti pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan meninjau lokasi dan melihat kondisi jembatan gantung yang nanti nya di harapkan mampu dilakukan tindakan lanjutan agar jembatan tersebut lebiuh representatif.
“Insya Allah, jika memang situasinya tepat untuk dirubah menjadi jembatan beton kenapa tidak,” ujar Ridho, yang turut diamini oleh seluruh warga.
Selain itu, Ridho juga mengucapkan terimakasih kepada petani Lampung khususnya Desa Rantau Fajar. Berkat kerja keras dan dukungan petani semua, Provinsi Lampung berhasil meraih surplus padi ke-4 nasional.
Kemudian untuk alat pertanian, Ridho menyatakan siap untuk membantu dan akan segera berkordinasi dengan tim percepatan pertanian provinsi lampung. “Kalau untuk petani, pasti saya usahakan. Doakan saja program ini akan terus berjalan, menuju Lampung maju dan sejahtera,” tegasnya.






