Rp94 Miliar Untuk Infrastruktur Lamteng

LAMPUNG TENGAH(PeNa)-Pemerintah Provinsi Lampung menggelontorkan dana sebesar Rp94 miliar yang dikhususkan untuk infrastruktur Kabupaten Lampung Tengah.

Bambang Suryadi, Sekertaris Komisi I DPRD Lampung yang juga berasal dari Daerah Pemilihan (dapil) VII Lampung Tengah menjelaskan, selain dana untuk infrastruktur,  Pemprov Lampung juga telah merencanakan pembangunan beberapa embung di kabupaten tersebut.

“Anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tahun 2017 tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pada tahun 2017, Kabupaten Lampung Tengah mendapat porsi yang lebih besar dari kabupaten lain dalam hal anggaran. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan dimaksimalkan dalam pelaksanaannya,” kata dia saat melakukan reses, Rabu (21/12).

Bambang menjelaskan ?anggaran provinsi tetap prioritas di infraktruktur. “Kita akan memperjuangkan apa keinginan pemerintah yang bersifat membangun seperti masalah singkong dengan harga rendah ini juga akan menjadi bahan kita untuk sering dengan gubenur dan pusat agar bisa stabil,” ujarnya.

Hal lain yang disampaikan adalah, permintaan Pemkab Lamteng untuk pengadaan mobil pelayanan pajak keliling. “Untuk permintaan itu, kita sudah setujui dan mendapatkan dua mobil untuk pajak keliling yang akan difungsikan didaerah barat dan timur Lampung Tengah,” kata dia.

Mutfi salim yang duduk di Komisi V Bidang Pendidikan menejelaskan adanya beban anggaraan dari pindahnya SMA dan SMK ditangani provinsi. Hal tersebut menurutnya menimbulkan beban anggaran. Dan yang sangat disayangkan, pengalihan kewenangan kepada pemprov tidak disertai dengan penyerahan pengelolaan anggaran. “Ini mengakibatkan anggaran terserap dan ini sangat kita sayangkan karena kebijakan yang tidak disertai anggaraan sehingga mengunakan dana yang ada tentunya banyak kegiatan yang dipangkas terutama di pendidikan untuk menambah anggaran sekolah tingkat SLTA se-Lampung,” bebernya.

Untuk tahun ini tidak ada anggaran pendidikan provinsi untuk pembangunan bidang pendidikan sampai penyesuaian pada tahun 2018 nanti.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto menjelaskan usulan pada provinsi melaui DPRD sudah baik direspon seperti mobil pajak kelilng terutama untuk wilayah barat banyak masyarakat mengeluh karena jauh jaraknya menuju Samsat Gunung Sugih sehingga mereka tidak mau membayar pajak karena alasan keamanan dijalan.

“Dengan diberikan mobil samsat keliling tentunya akan meningkatkan hasil pad Propinsi Lampung dan Lampung Tengah dari sektor pajak kendaran yang cukup besar,” kata dia.galih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *