Tokoh Adat Pertanyakan Rencana Debat Kandidat PSU Pesawaran Di Bandarlampung

P E S A W A R A N -(PeNa) Erland Syofandi dengan Gelar Suttan Penatih salah satu Tokoh Adat Lampung Bumi Andan Jejama mempertanyakan soal debat kandidat pada Pemilihan Suara Ulang (PSU) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran yang bakal digelar di Bandarlampung mendatang.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tahapan yang mesti dilaksanakan dengan mempertimbangkan berbagai aspek diantaranya soal keamanan dan lain sebagainya.

 

“Nah, kalau digelar diluar Kabupaten Pesawaran artinya pihak keamanan gak sanggup dong mengamankan wilayahnya?, untuk apa dianggarkan besar kalau penyerapannya masuk ke daerah lain?,” kata dia, Rabu (14/05/2025).

 

Ia mempertanyakan pihak-pihak terkait yang telah melakukan pengecekan lokasi disalah satu hotel di Kota Bandarlampung. Katanya, di Kabupaten Pesawaran banyak tempat yang dapat dijadikan tempat berlangsungnya kegiatan yang dimaksud, sehingga pajaknya bisa masuk ke pemerintah daerah sendiri.

 

“Dari dulu debat kandidat selalu dilakukan di wilayah sendiri dan berjalan tertib serta aman, baru ini digelar di luar. Jangan buat malu, ini sama dengan membangun opini seolah-olah Pesawaran daerahnya tidak aman. Masyarakat sekarang sudah pintar, jadi tidak mungkin terjadi rusuh, atau memang ada sesuatu dibalik kegiatan tersebut?” tutur dia.

 

Untuk diketahui, dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran Tahun 2025, Kapolres Pesawaran AKBP Heri Sulistyo Nugroho mendampingi langsung Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Lampung Kombes Pol Bryan Benteng dalam pelaksanaan kegiatan Risk Assessment (evaluasi dan identifikasi risiko keamanan) terhadap Hotel Emersia Resort, Bandar Lampung, Selasa (13/05/2025) kemarin.

 

Ikut pada kegiatan tersebut yakni jajaran pejabat Ditpamobvit Polda Lampung, PJU Polres Pesawaran, Ketua dan Sekretaris KPU serta Bawaslu Kabupaten Pesawaran, serta pihak manajemen Hotel Emersia sebagai pengelola lokasi kegiatan.

 

“Risk assessment ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah konkrit Polri dalam menganalisa potensi kerawanan dan kesiapan teknis lokasi debat. Kami memastikan semua SOP keamanan dipenuhi dan siap mendukung pelaksanaan tahapan PSU secara aman dan kondusif,” kata Kapolres AKBP Heri Sulistyo Nugroho, melalui rilisnya.

 

Melengkapinya, Ketua Komisi Pemilihan Umum  Kabupaten Pesawaran Feri Ikhsan dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian atas perhatian dan dedikasi dalam mengamankan tahapan PSU.

 

“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata hadirnya negara dalam mengawal demokrasi yang sehat dan damai,” ujar dia.

 

oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *