PESAWARAN-(PeNa), Waka Polda Lampung Brigjend Pol Teddy Minahasa bersama rombongan mendatangi Mapolres Pesawaran, Rabu (27/03).
Rombongan yang mendapingi Brigjend Pol Teddy Minahasa tersebut adalah Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Yosihariyoso, Dir Intelkam Kombes Pol Amran Ampulembang. Kedatangannya ke Mapolres Pesawaran merupakan kunjungan kerja guna memberikan beberapa pengarahan langsung terkait pengamanan Pemilu 2019.
Setibanya di Mapolres Pesawaran, Waka Polda Lampung tersebut disambut langsung Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro dan seluruh Perwira dan Bintara Polres Pesawaran dengan Jajar kehormatan serta Tari sembah pengalungan Bunga oleh Polisi cilik (Pocil).
“Pertama, saya mengucapkan terima kasih atas sambutan ini, tujuan saya pertama bersilahturakhmi dengan seluruh anggota Polres Pesawaran dan ingin mengenal lebih dekat lagi dengan anggota seluruhnya, ” kata Teddy mengawali arahan.
“Anda harus segera memberikan informasi kepada atasan, apa yang terjadi di TPS saudara. Keterbatasan personil, kemampuan personil, baik transportasi, komunikasi yang terbatas, saudara saudara harus membaca situasi di daerah TPS dimana saudara bertugas, ” papar dia.
Dijelaskan, ada beberapa strategi untuk dapat merangkul potensi masyarakat dan stak holder dalam meminimalisir dinamika dilapangan.
“Saudara harus orentasi medan dimana tempat TPS saudara, wajib mengetahui potensi di tempat dimana bertugas, harus kenal siapa penyelenggaranya, siapa tokoh nya,karena itu merupakan kekuatan saudara nanti dan pelajari dinamika politiknya, ” jelas dia.
Teddy juga menegaskan kepada seluruh anggota untuk mencatat seluruh tokoh yang ada dan menjalin hubungan yang lebih intensif kepada penyelenggara pemilu.
“Catat dan kenali semua tokoh, baik tokoh ulamanya, tokoh pemudanya. Lalu, sesama anggota Pam TPS jalin hubungan dengan baik dan menurunkan jumlah kerawanan TPS dalam bentuk patroli, sambang ke tempat-tempat rawan supaya kerawananya menjadi kecil. Dan sauadara harus dapat merebut simpati masyarakat untuk membantu tugas kita, maka jangan melakukan perilaku yang kontradiktif yang akan membenci saudara. Ciptakan perilaku yang baik sehingga masyarakat menjadi senang dengan kehadiran saudara, ” tegas dia. PeNa-spt.






