
PRINGSEWU-(PeNa), Dalam rangka meningkatkan syiar islam di Kabupaten Pringsewu, Wakil Bupati Fauzi hadiri pengajian Isra Mi’raj dan meresmikan Masjid Nurul Iman di Pekon Mada Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Rabu (11/4).
Pada pengajian tersebut, di isi tausyiah dengan penceramah oleh Ustadz Syaifuddin dari Pringsewu. Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya, Asisten Bidang Pemerintahan Zuhairi Abdullah, Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Zulfuad Zahari, Camat Pagelaran Utara Bambang Suharmanu, Kepala Pekon Mada Raya Azhari, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Fauzi mengatakan pengajian dalam rangka peringatan isra mi’raj merupakan salah satu upaya meningkatkan syiar islam. “Selain kita dapat saling bersilaturahim satu sama lain, baik antara ulama dan umaro, antara ulama dan ummat, maupun antara umaro dan ummat serta seluruh elemen masyarakat, kehidupan rohani kita juga semakin dimantapkan dengan selalu memelihara hubungan dengan Sang Khalik,” kata dia.
Menurutnya, setiap memperingati peristiwa Isra mi’raj, yang merupakan salah satu mukjizat terbesar , dimana dalam peristiwa agung inilah Allah SWT melalui Rasullullah Muhammad SAW memerintahkan ummat muslim melaksanakan ibadah shalat lima waktu guna mencapai kesalehan spiritual individual, kepada Sang Pencipta, serta sarana untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar, sekaligus menjadi keseimbangan dalam tatanan masyarakat yang egaliter, beradab, dan penuh kedamaian. “Melalui momentum peringatan Isra’ Mi’raj ini, saya mengajak kepada kita semua untuk merenung, melakukan mawas diri, atas segala sikap dan perilaku kita selama ini, sebagai koreksi untuk menuju pribadi yang lebih berkualitas, baik dalam hubungannya dengan Tuhan atau Habluminallah, maupun dengan sesama manusia atau Habluminannas,” ujar dia.
Dengan senantiasa mengambil hikmah dari suatu peristiwa, lanjut wabup, kita berharap dapat berbuat, berkarya, berbakti dan mengabdi secara kaffah serta lebih ikhlas, tulus lahir batin serta hanya mengharap ridho-Nya. “Dengan demikian kualitas ibadah kita akan terus meningkat menuju ke arah yang lebih baik. Begitu pun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, hormat menghormati dan saling menghargai harus selalu ditegakkan, bersikap jujur dan senantiasa menunaikan tugas dan kewajiban kita dengan penuh rasa tanggung jawab, agar kita dapat meraih hidup bahagia di dunia dan akherat kelak,” tegas dia. PeNa-spt.






