BANDARLAMPUNG – (PeNa), Dua mahasiswi Universitas Lampung yang hanyut di Sungai Wira Garden akhirnya ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan menemukan korban di perairan Pulau Pasaran, Kamis (2/4), sekitar 7,64 kilometer dari lokasi kejadian.
Kedua korban yakni Fatmawati (23) dan Bunga (23). Jenazah ditemukan di titik koordinat 5°27’43.290″S 105°15’53.107″E setelah penyisiran dilakukan sejak pagi.
Jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi. Isak tangis keluarga pecah saat ambulans tiba dan jenazah diturunkan.
Ditemukan di Pulau Pasaran
Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan tim memperluas pencarian hingga ke pesisir karena arus sungai cukup deras.
“Tim SAR gabungan menyisir dari lokasi kejadian hingga ke arah hilir dan pesisir. Kedua korban ditemukan di wilayah Pulau Pasaran,” kata Deden.
Menurutnya, arus yang kuat membuat korban terbawa jauh dari titik awal kejadian.
“Kondisi arus cukup kuat sehingga korban terbawa hingga beberapa kilometer. Karena itu pencarian kami perluas,” ujarnya.
Deden juga mengimbau warga lebih waspada saat beraktivitas di sungai.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan cuaca karena debit air bisa naik tiba-tiba,” tegasnya.
Sebelumnya, korban hanyut saat bermain di Sungai Batu Putu, kawasan Wira Garden, Teluk Betung Utara, Rabu (1/4) siang. Saat itu, debit air mendadak naik dan menyeret empat orang. Dua selamat, sementara dua lainnya ditemukan meninggal dunia.






