250 Life Jacket Dan 35 Kotak Sampah Untuk Sadar Wisata

PESAWARAN-(PeNa), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung,Arif Hartawan  serahkan 250 life jacket dan 30 kotak sampah pada kelompok sadar wisata Desa Batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan,Selasa (25/7).
Penyerahan bantuan tersebut disaksikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan beberapa unsur pemerintahan setempat. Bantuan dimaksudkan untuk membantu masyarakat sekitar dalam rangka sadar wisata dengan menjaga kebersihan dan keselamatan wisatawan.”Semoga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga wisatawan yang mengunjungi pantai ini dapat merasa nyaman.” kata Arif Hartawan.

Selain itu, Bank Indonesia memiliki tugas khusus bahwa menjamin kondisi uang yang beredar dimasyarakat dalam kondisi baik atau tidak rusak dan bukan palsu. Peredaran uang palsu, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif dengan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan. “Kita sudah berkoordinasi dengan polda lampung guna mengungkap peredaran uang palsu. Seperti yang pernah ditangkap di daerah natar. ” ujar dia.
Hartawan juga berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ekosistem dan terumbu karang yang menjadi primadona Pesawaran. “Kita harus sadar bahwa keberlangsungan ekosistem dan terjaganya terumbu karang adalah sumber kehidupan kita. Untuk itu, harus terus dijaga dan dilestarikan dengan tidak merusak ekosistem tersebut, ” tuturnya.
Menanggapi kebaikan Bank Indonesia dalam rangka peduli dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Pesawaran, Bupati Dendi Ramadhona mengatakatan bahwa hal tersebut harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. “Terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah banyak membantu maayarakat, tidak hanya di daerah pesisir tapi pengrajin tapis juga telah dibantu peralatan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, ” kata dia.
Untuk masyarakat pesisir, rencananya akan dibangun ruang tunggu wisatawan dan ruang penjualan untuk memajang hasil kerajinan di dermaga ketapang. “Nanti kita bangun ruang tunggu wisatawan dan ruang untuk memajang hasil kerajinan masyarakat yang dijual kepada pengunjung.” ujar dia.
Menurutnya, pemberian life jacket dari BI agar segera dibagi kepada awak kapal wisata untuk kelengkapan penumpang dalam penyeberangan. “Ini bukan menutup risqi penyewa life jacket, tapi bantuan yang kita terima khusus untuk kapal yang melayani wisatawan. Jangan sampai disewakan, harus gratis, ” kata dia.
Dendi juga berpesan kepada masyarakat sadar wisata agar senantiasa menjaga kebersihan dan ramah pada pengunjung. “Masyarakat sadar wisata harus menjadikan bahwa pengunjung adalah raja. Untuk itu harus ramah dan senyum dalam menyambut. Dan yang paling pokok adalah menjaga kebersihan dengan mengambil sampah dan menempatkan pada tempat sampah yang telah disediakan, ” tegas dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *