PESAWARAN-(PeNa), Prosesi verifikasi calon kepala desa (kades) di Kabupaten Pesawaran dilakukan dengan ketat, meski saat pendaftaran sudah dilengkapi surat keterangan bebas narkoba nantinya jika terpilih pun akan kembali dilakukan test urin.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa pada proses seleksi para warga yang akan ikut kontestasi Pilkades harus bebas narkoba.
“Oiya, ada informasi satu calon peserta Pilkades yang di diskualifikasi karena positif menggunakan narkoba, dan itu digugurkan pada proses seleksi di tingkat Desa, sebab saya juga memberikan kewenangan panitia Pilkades tingkat Desa dan Kecamatan untuk melakukan verifikasi,” kata dia,Selasa (30/07).
Menurutnya, test urin tersebut sebagai bagian dari langkah kongkrit pemerintah daerah Bumi Andan Jejama dalam memerangi narkoba.
“Makanya nanti kepada Calon Kades terpilih akan kita lakukan lagi tes narkoba sekali lagi,” ujar dia usai melakukan pelantikan Penjabat (Pj) Kepala Desa, di Aula Pemkab Pesawaran hari ini.
Diterangkan, pelaksanaan tes seleksi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Pesawaran akan menggunakan sistem Computer Asisted Test (CAT).
“Ya, untuk peserta Pilkades yang lebih dari 5 orang akan kita lakukan proses seleksi sesuai regulasi, dan pertama kali proses tees seleksi itu kita akan gunakan sistem CAT,” terang dia.
Ia juga menjelaskan proses tersebut dilakukan guna menjaga netralitas pelaksanaan Pilkades di Pesawaran. “Yang jelas proses itu Pemda tidak terlibat, karena semua kita serahkan kepada lembaga profesional akademisi Unila, mereka semua yang susun termasuk soal,” jelas dia.
Bahkan, kata dia, sejumlah pihak juga sudah siap membantu jalannya proses tersebut. “Untuk menjaga keamanan, Polda Lampung juga sudah menawarkan aplikasi keamanan mereka, tapi nanti kita lihat dulu, yang jelas tujuannya agar tidak ada itu bocor soal,” katanya.
Ia pun menambahkan, untuk sarana dan prasarana, pihaknya juga akan bersinergi dengan pihak sekolah. “Untuk tempat kita akan gunakan sekolah-sekolah yang memiliki laboratorium komputer, tapi untuk tempatnya kita akan umumkan H-1 sebelum pelaksanaan tesnya,” tambahnya.
Melengkapinya, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setdakab Pesawaran Isroni Mihradi menuturkan bahwa, ada belasan desa yang akan melakukan tes seleksi Pilkades.
“Sejauh ini ada 19 desa yang jumlah calon peserta Pikadesnya lebih dari 5 orang, Dnegan jumlah total 130 orang,” tuturnya.
Ia pun menerangkan bahwa saat ini sedang mempersiapkan proses tersebut. “Yang jelas sedang kita persiapkan, dan nanti sebelum dilakukan tes seleksi kita akan gelar simulasinya dulu,” tegas dia.
Oleh:sapto firmansis






