Gebyar Udang Lampung 2026, Ribuan Jamaah Nikmati 1 Ton Udang di Tablig Akbar

Lampung – (PeNa), Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kebutuhan gizi masyarakat, FKPA Lampung menyalurkan 1 ton udang untuk konsumsi jamaah Tablig Akbar.

Bantuan ini menjadi sorotan dalam rangkaian Gebyar Udang Lampung 2026 yang digelar bersamaan dengan Tablig Akbar 2025 pada Jumat (28/11/2025).

Bacaan Lainnya

Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut menghadirkan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, para ulama dunia, tokoh masyarakat, dan ribuan jamaah yang memenuhi lokasi kegiatan.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi para petambak yang tergabung dalam Forum Komunikasi Praktisi Akuakultur (FKPA) Lampung untuk memperkenalkan kualitas udang Lampung secara lebih luas.

Ribuan jamaah tampak antusias mengikuti kegiatan masak bersama dan makan bersama, yang menjadi momen hangat dalam acara tersebut.

Udang yang disajikan langsung dari tambak Lampung dipilih sebagai simbol gizi dan kualitas pangan yang ingin dikenalkan kepada masyarakat.

Ketua Panitia Gebyar Udang Lampung 2026, Eri Bramantyo, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap produk udang dari Lampung.

“Udang Lampung aman dikonsumsi, harganya terjangkau, serta mengandung protein tinggi. Kami juga ingin menegaskan bahwa udang Lampung dan udang Indonesia tidak mengandung antibiotik maupun zat radioaktif,” ujar Eri.

Dukungan juga datang dari kalangan tokoh agama. Ketua Istiqbal Lampung, Ustaz Jaffar, menyampaikan bahwa kegiatan ini memadukan nilai edukasi dan kebersamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Gebyar Udang Lampung menjadi contoh kegiatan yang mengedukasi sekaligus mempererat ukhuwah. Masyarakat mendapatkan manfaat gizi sekaligus nilai kebersamaan,” katanya.

Setelah kegiatan makan bersama, jamaah melanjutkan dengan shalat Jumat berjamaah, menutup rangkaian acara dengan suasana yang khidmat.

FKPA Lampung berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk semakin mengenal kualitas udang Lampung, sekaligus memperkuat posisi udang Indonesia di pasar global sebagai produk yang aman dan unggul.

Gebyar Udang Lampung 2026 menunjukkan bahwa promosi komoditas lokal dapat dikemas melalui kegiatan yang hangat, dekat dengan masyarakat, serta membawa manfaat langsung bagi siapa pun yang hadir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *