Way Kanan – (PeNa), Pengusutan kasus kaburnya delapan tahanan dari ruang tahanan Polres Way Kanan terus berkembang. Tim gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan kini mengamankan seorang pria yang diduga berperan membantu pelarian tersebut.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, membenarkan penangkapan pria berinisial SR. Ia menyebut, SR saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
“Ada yang diamankan oleh tim gabungan, pria berinisial SR. Jadi dia ini yang membantu pelarian tersebut,” kata Yuni, Minggu (22/2/2026).
Menurut Yuni, SR diketahui bekerja di kantin dan diduga membawa gergaji besi yang kemudian digunakan para tahanan untuk melancarkan aksi mereka.
“SR ini pekerja di kantin, jadi dia membantu membawa gergaji besi untuk mereka (tahanan) bisa melarikan diri,” tegasnya.
Penyidik masih mendalami sejauh mana keterlibatan SR serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Polda Lampung, kata Yuni, akan menyampaikan setiap perkembangan terbaru kepada publik.
“Informasi atau perkembangan peristiwa tersebut akan terus kami sampaikan. Mohon doanya agar para tahanan yang kabur ini bisa segera tertangkap,” ujarnya.
Di sisi lain, Kapolda Lampung langsung menginstruksikan Kabid Propam serta Direktur Reserse Kriminal Umum dan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung untuk membantu Polres Way Kanan melakukan pengejaran terhadap delapan tahanan tersebut, setelah menerima laporan kaburnya para tahanan dari sel.
Sebelumnya, delapan tahanan dari berbagai kasus—mulai dari pencurian hingga peredaran narkotika—dilaporkan kabur pada Minggu dini hari. Mereka diduga meloloskan diri dengan cara membobol plafon ruang tahanan.
Kedelapan tahanan itu masing-masing berinisial KRS, NV, JN, RI, DR, Rah, SRL, dan HRM. Mereka merupakan tahanan titipan dari tingkat Polsek hingga Polres Way Kanan. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran dan penyisiran di sejumlah titik untuk menangkap kembali para tahanan tersebut.






