HUT Pesawaran Ke-15 Ada Pentas Ikan Koi, Ja Dong Jadi Unggulan

P E S A W A R A N – (PeNa), Rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesawaran ke-15, pentas ikan Koi akan dilangsungkan pada tanggal 30 Juli 2022 di GSG Komplek Perkantoran Pemda Bumi Andan Jejama.

Kegiatan tersebut digelar komunitas ikan Koi atau Koi Lampung Club (KLC) dengan diikuti sedikitnya 200an pecinta ikan yang berasal dari Jepang. Demikian diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona ketika memanen budidaya ikan Koi di Balai Benih Ikan (BBI) Desa Way Kepayang Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran, Selasa (26/07/2022).

“Ini yang pertama, uji coba budidaya ikan koi di Kabupaten Pesawaran dan hasilnya sangat baik, ini membuktikan bahwa Kabupaten Pesawaran bisa, dimana enam bulan yang lalu kita mulai bersama KLC saling berkolaborasi dan menghasilkan Koi varian Jadong persilangan Koi Japan dan Kedondong,” kata dia.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan bisa berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. “Dilihat dari hasilnya, kualitas ikan Koi yang dihasilkan juga tidak kalah dengan ikan koi dari luar negeri ataupun daerah lainnya berdasarkan ukuran dan motif warnanya, kedepan kita juga akan kembangkan di Kecamatan Way Ratai, tapi memang ada kendala ketersediaan fasilitas mengingat beberapa tahun terakhir kita cukup terdampak Covid-19,” ujar dia.

Dikesempatan tersebut, Bupati Dendi Ramadhona memberikan nama ikan Koi hasil persilangan Jepang dengan lokalan. Ikan berwarna kuning semi gold polos tersebut diberi nama Ja Dong, artinya Japan Kedondong.

Panen ikan Koi, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Dandim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin yang juga mengapresiasi Pemkab Pesawaran yang mendukung kegiatan Budidaya ikan Koi.

“Saya melihat ini sangat luar biasa, dari dulu banyak budidaya ikan Koi di daerah lain, tapi disini pak Bupati mau turun dan mendukung, tentunya jadi motivasi dan semangat, apalagi ditengah ekonomi kita yang masih berupaya bangkit,” kata dia.

Melengkapinya, perwakilan Koi Lampung Club (KLC) Baikuni menuturkan jika kegiatan panen ikan Koi merupakan pertama kali di Provinsi Lampung. “KLC baru terbentuk kurang lebih dua tahun, tapi Alkhamdulillah peminatnya sudah banyak yang terdiri dari berbagai macam latar belakang, dan ini merupakan yang pertama kali kita berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Pesawaran,” kata dia.

“Dan kebetulan memang kondisi air pegunungan di Kabupaten Pesawaran sangat cocok untuk budidaya ikan koi, Itulah kenapa disini cocok, dalam enam bulan bisa tumbuh luar biasa, tanpa mempengaruhi skin kulitnya,” imbuhnya.

Ia pun berharap kolaborasi bersama Pemkab Pesawaran dapat terus berlanjut. “Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut, sehingga bisa tumbuh menjadi ekonomi yang baru. Nanti juga bisa kita edukasi bareng bersama masyarakat, sehingga Koi bisa jadi salah satu budidaya ikan andalan di Pesawaran. Apalagi kita juga pertama kali akan mengadakan event bagi para pecinta koi di Provinsi Lampung, yang bertepatan dengan HUT Kabupaten Pesawaran yang ke-15,” tegas dia.

 

 

Oleh: sapto firmansis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.