Jembatan Putus, Mobilitas Gunung Sugih-Kota Gajah Lumpuh

LAMPUNGTENGAH – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (9/12) petang, mengakibat sebagian wilayah di kabupaten tersebut mengalami bencana banjir.

Bahkan, hujan deras selama 7 jam itu mebgakibatkan sebuah jembatan penghubung antar Kecamatan Bandarjaya menuju arah Kota Gajah putus.

Anton, warga setempat menyebutkan, putusnya jembatan tersebut diduga kuat lantaran tidak kuat menahan derasnya arus air pasca hujan.

“Hujan kemarin sore sempat air sempat naik ke permukaan jembatan, setinggi lutut orang dewasa. Jadi kemungkinan jembatan itu putus lantaran tak kuat menahan derasnya arus aliran sungai dibawahnya,” kata dia.

Dia menyebutkan sebelum putus, sempat terlihat retakan di beberapa bagian jembatan. Diperkirakan jembatan tersebut putus pada Jumat dini hari.

“Kemarin malam belum putus, tapi sempat ada bagian jembatan yang retak, mungkin subuh tadi jembatan itu putus. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.

Akibat putusnya jembatan tersebut, membuat aktivitas masyarakat cukup terhambat. Masyarakat terpaksa harus melewati jalur alternatif yang jaraknya 2 kali lebih jauh.

“Jalur alternatif hanya melewati Punggur mas jika ingin ke Kota Gajah. Jaraknya sekitar 2 kali lipat lebih jauh, sekitar 10-15 km,” jelasnya.

Warga berharap jembatan penghubung antar daerah tersebut segera dapat kembali dibangun, karena jembatan tersebut sering dilakui masyarakat untuk bersekolah dan bekerja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *