BANDARLAMPUNG — (PeNa), Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Lampung memperketat pengamanan laut jelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Polisi fokus mengawal jalur strategis Selat Sunda hingga sejumlah wilayah perairan di Lampung.
Direktur Polairud Polda Lampung Kombes Pol Boby Pa’ludin Tambunan menegaskan jalur laut Lampung memegang peran penting saat arus mudik. Perairan Selat Sunda selalu padat oleh aktivitas penyeberangan.
“Selat Sunda menjadi jalur vital saat mudik Lebaran. Karena itu kami tingkatkan patroli laut dan pengamanan di pelabuhan,” ujar Boby, Jum’at (13/3/2026).
Ia memastikan personel Ditpolairud terus memantau aktivitas pelayaran. Polisi juga menyisir kawasan rawan gangguan keamanan di wilayah perairan.
“Kami antisipasi berbagai potensi gangguan seperti penyelundupan narkotika, illegal fishing hingga kejahatan di atas kapal,” kata Boby.
Selain patroli, Ditpolairud juga menyiagakan dukungan operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Langkah ini dilakukan untuk merespons cepat jika terjadi kecelakaan laut.
“Sinergi dengan Basarnas, TNI AL dan instansi terkait sangat penting agar penanganan insiden di laut bisa dilakukan cepat,” tegas Boby.
Pemetaan Ancaman di Laut Lampung
Ditpolairud Polda Lampung memetakan sejumlah titik rawan di perairan. Kawasan Teluk Lampung, pesisir Lampung Timur hingga wilayah perairan Tulang Bawang menjadi perhatian utama.
Wilayah tersebut rawan penyelundupan, illegal fishing, hingga perompakan laut.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pengamanan jalur laut menjadi bagian penting dari Operasi Ketupat.
“Pengamanan mudik tidak hanya fokus pada jalur darat. Jalur laut juga kami jaga karena aktivitas masyarakat sangat tinggi,” ujarnya.
Ia memastikan Polda Lampung telah menyiapkan berbagai sarana untuk mendukung pengamanan di perairan.
“Personel, kapal patroli hingga posko SAR kami siagakan agar masyarakat yang menyeberang merasa aman,” kata Yuyun.
Pengamanan laut ini juga melibatkan berbagai armada seperti kapal Basarnas, kapal KPLP, kapal TNI AL hingga helikopter Korpolairud Polri untuk memperkuat pengawasan di Selat Sunda.






