PESAWARAN-(PeNa), Paguyuban Petani Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng selenggarakan pengajian akbar peringatan Tahun Baru Islam atau Syuran 1441 Hijriyah dengan penceramah Gus Miftah di Lapangan kantor camat setempat, Ahad (08/09/2019) malam.
Diantara tausyiah yang disampaikannya, Gus Miftah mengatakan bahwa manusia akan dimatikan dengan kebiasaan hidupnya. “Bisa saja, orang yang biasa mengaji akan dimatikan pada saat ngaji. Bisa saja, orang yang kesehariannya membaca al qur’an juga dimatikan saat membaca al qur’an, ” kata Gus Miftah.
Kemudian, ia juga menyampaikan jangan pernah menghina kepada orang yang banyak melakukan dosa karena belum tentu mereka lebih buruk dari pada yang sering melakukan ibadah.
“Ingat,pada akhirnya syorga akan dipenuhi orang pendosa yang kemudian bertaubat. Dari pada orang ahli ibadah yang merasa paling benar dengan paling baik kemudian menjadi jaksa menghakimi kepada pendosa, ” tutur dia.
Sebelum kegiatan dilangsungkan, didepan ribuan pengunjung tersebut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama panitia penyelenggara memberikan santunan kepada beberapa anak yatim piyatu dan kurang mampu.
Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua DPRD Pesawaran M.Nasir dan jajaran lain bersama tokoh-tokoh agama serta masyarakat. Sedikitnya sepuluh ribu pengunjung memenuhi Lapangan Kantor Kecamatan Tegineneng Bumi Andan Jejama.
Oleh: sapto firmansis






