P E S A W A R A N – (PeNa), Desa Pekon Ampai Kecamatan Marga Punduh terus berbenah guna menyelaraskan capaian kemajuan pembangunan seperti desa-desa lainnya. Demikian disampaikan Kepala Desa Ridwan di kantornya,Sabtu (01/09/2023).
Dalam perencanaannya, tugu selamat datang di Desa Pekon Ampai Kecamatan Marga Punduh segera dibangun dengan bermotif adat setempat. “Insha Allah dalam waktu dekat kita akan bangun tugu diperbatasan dengan ikon adat dan nantinya kita juga dapat menampilkan banyak seni budaya yang memang sudah diwariskan nenek moyang,” kata dia.
Kesenian yang dimaksud adalah tarian dan gelaran seni lainnya yang sejak dulu sudah ada. Hal tersebut dilakukan guna melestarikan warisan leluhur, sehingga generasi penerus dapat mengerti dan memahami.
“Kami sudah memiliki warisan adat dan budaya, seperti Seni Tari Sembah, Seni Tari Pedagang, Seni Tari Dana, dan ada juga Seni Tari bedana, Tari Zapin, Tari Selendang, ditambah lagi Seni Tabuh, yaitu Tabuh lama, hadera, Rebana dan Ngakhak,” paparnya.
Ridwan juga menuturkan,untuk itu kedepan akan dilakukan perbaikan pengelolaan terkait kesenian budaya yang digadang menjadi daya tarik wisatawan maupun para peneliti kebudayaan.
“Saat ini kami sedang memperbaiki pengelolaan managemennya yang masih lemah, karna kita butuh tempat untuk latihan, seperti sanggar dan lain lain, namun, itu sudah menjadi wacana kami, ditambah potensi SDM yang tersedia masih butuh dukungan dari pemerintah daerah,” tutur dia.
Ditegaskan, Desa Pekon Ampai memiliki luas geografi 1400 Hektar dengan populasi jumlah penduduk yang mencapai 802 jiwa. Dan memiliki area pertanian seluas 1345 Hektar, yang terdiri dari pertanian sawah, pertanian Tambak Udang, perkebunan, Hutan mangrove dan hutan marga.
“Memang soal SDM kita masih sangat minim,tapi dengan perkembangan teknologi yang terus pesat diharapkan pemuda kita bisa melibatkan diri membantu pembangunan desa disegala sektor. Potensi yang ada di desa bisa lebih maksimal eksistensinya sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegas dia.
Melengkapinya, Camat Marga Punduh Zulkifli Nuh mengatakan bahwa setiap desa yang ada diwilayah kecamatannya terus berupaya meningkatkan pembangunan disegala lini.
“Kita dorong terus agar setiap desa dapat berinovasi guna meningkatkan kemajuan desa, untuk itu komunikasi dengan berbagai pihak pun terus dilakukan baik dengan pemerintah daerah ataupun pihak lain,” kata dia.
Infrastruktur yang masih belum dilakukan perbaikan juga menjadi fokusnya dalam meningkatkan akselerasi perekonomian masyarakat setempat.
“Sungai-sungai yang melintasi desa-desa di wilayah Kecamatan Marga Punduh sudah mulai dangkal dan penuh dengan material sedimen, keluhan para kepala desa bersama masyarakatnya sangat mengharapkan adanya normalisasi sehingga ketika musim hujan dapat terhindar dari banjir bandang karena aliran sungai yang meluap,” kata dia.
Oleh: Sapto firmansis






