Pemdakab Pesawaran Dan Kejari Lampung Selatan Sepakati Dengan MoU

PESAWARAN-(PeNa), Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab)  Pesawaran dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan sepakati penanganan hukum bidang perdataan tata usaha negara dengan Memory of Understanding (MoU)  di Aula setempat, Selasa (7/8).
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dengan Kajari Lampung Selatan Sri Indarti yang diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pesawaran.
Bupati Dendi Ramadhona mengapresiasi kinerja kejaksaan terhadap penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Pesawaran. “Kami apresiasi kinerja kejaksaan yang secara intens terhadap terselenggaranya pemerintahan Kabupaten Pesawaran. Tahun 2017, kejaksaan telah berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp5Milyar, ” kata dia.
Menurutnya, MoU dilaksanakan guna membangun keselarasan dalam menangani perkara perdata dibidang tata usaha negara. “Ini suatu langkah kongkrit dari pada kerjasama bersama OPD dengan kejaksaan yang baik. Kesepakatan ini untuk membantu penanganan hukum bidang tata usaha negara, ” ujar dia.
Dijelaskan, setelah dilakukan MoU jelas harus dapat meminimalisir persoalan hukum tata usaha negara didalam melangsungkan pemerintahan. ” Efeknya jangan sampai memperbanyak masalah hukum, namun sebaliknya harus meminimalisir persoalan hukum tata usaha negara didalam melangsungkan jalanya pemerintahan, ” jelas dia.
Sementara itu, Kajari Lampung Selatan Sri Indarti juga menyampaikan hal yang sama terkait sudah dilakukannya pemulihan uang negara di Kabupaten Pesawaran. “Kajaksaan sebagai pengacara negara juga berkewajiban diantaranya memulihkan kewibawaan negara, ” kata dia.
Ditegaskan, kerjasama kali ini merupakan tindak lanjut dari apa yang sebelumnya dilaksanakan. “Ini merupakan kerjasama yang sebelumnya juga telah dilakukan dengan Pemda Pesawaran terkait  penanganan masalah perdata dan tata usaha Negara, ” tegas dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *