METRO – (PeNa), Pelaku penembakan terhadap aparatur sipil negara (ASN) Dedy Christian Agung di Kota Metro akhirnya menyerahkan diri ke polisi, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku menyerahkan diri setelah aparat kepolisian melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada keluarga maupun pelaku.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan langkah pendekatan tersebut dilakukan agar pelaku bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum tanpa menimbulkan situasi yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
“Sejak awal kami mengedepankan upaya preemtif dan humanis kepada pihak keluarga maupun pelaku agar menyerahkan diri secara baik-baik,” kata Yuni, Minggu (24/5/2026).
Pelaku diketahui bernama Fajar Jaya Putra Bin Gunawan Hamsyah, warga Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara. Saat datang ke Mapolres Lampung Utara, pelaku didampingi Wakil Bupati Lampung Utara Romli, orang tua pelaku Gunawan Hamsyah, serta Kepala Desa Sukadana Ilir Agus Sahriwan.
Penyerahan diri pelaku diterima langsung oleh tim gabungan Resmob Polda Lampung dan Polres Metro. Saat ini pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis
Yuni mengatakan pihak kepolisian juga menjamin keamanan pelaku selama proses hukum berlangsung guna menghindari adanya tindakan balasan dari pihak tertentu.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan aman, profesional, dan sesuai aturan hukum. Setiap warga negara memiliki hak untuk menjalani proses hukum dengan aman,” ujarnya.
Menurut Yuni, langkah humanis yang dilakukan aparat menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.
“Polda Lampung tetap bertindak tegas terhadap pelaku tindak pidana, namun pendekatan kemanusiaan juga kami kedepankan agar situasi tetap terkendali,” ungkapnya.
Saat ini penanganan perkara tersebut dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung.
Sebelumnya, peristiwa penembakan itu terjadi di Jalan Khair Bras, Metro Barat, tepatnya di depan sebuah tempat cucian mobil. Saat kejadian, korban sedang duduk bersama sejumlah rekannya ketika pelaku datang untuk menagih utang.
Percakapan keduanya kemudian memanas hingga terjadi cekcok. Keributan berlanjut ke pinggir jalan sebelum pelaku menembak korban hingga mengenai bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.






