Pesawaran Bakal Jadi Sasaran Investor Lokal Maupun Internasional

PESAWARAN-(PeNa), Wilayah Kabupaten Pesawaran bakal jadi sasaran investor lokal,nasional dan internasional. Karenanya, pemerintah daerah terus berbenah melengkapi apa yang menjadi daya tarik para investor tersebut.
Para investor membidik Bumi Andan Jejama bukan tanpa alasan, selain kondisi alam yang menawan juga didukung dengan infrastruktur yang terus dilangsungkan pembangunannya oleh pemerintah daerah setempat.
Mewakili Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa mengatakan bahwa selain infrastruktur yang terus diperbaiki, ada hal lain yang menjadi pertimbangan untuk berinvestasi.
“Lokasi strategis dekat dengan exit toll, kemudian dekat dengan bandara, dan pelabuhan juga, kemudian adanya rencana pemerintah pusat membangun double track kereta api, serta didukung dengan regulasi pusat dan daerah yang sedang disiapkan oleh Pemkab Pesawaran,” kata dia, Rabu (29/01/2020).
Melengkapinya, Sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pesawaran Adhytia Hidayat juga memaparkan bahwa saat ini Pemkab Pesawaran sedang mempersiapkan jaringan listrik berdaya besar.
“Masih ada beberapa lagi yang akan kami siapkan dan perlukan, misalnya jaringan air bersih, kemudian Instalasi Pengelolaan Air Limbah Kawasan Industri (IPAL KI), TPA sampah, jaringan telekomunikasi FO, kemudian Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) yang sudah mulai dibangun oleh PLN, dan juga Dry Port sebagai pendukung KI,” papar dia.
Untuk menatanya, Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan Pemerintah Pusat telah menetapkan Kawasan Industri di Kecamatan Tegineneng yang  menjanjikan keuntungan bagi para investor dalam berinvestasi di Bumi Andan Jejama dibandingkan di daerah lain.
Mengingat lokasi kawasan industri terletak di daerah yang strategis, serta didukung fasilitas infrastruktur yang memadai, termasuk sumber daya alam dan energi yang dibutuhkan oleh industri.
Dan sampai saat ini pun baik pemerintah pusat sampai daerah terus bahu membahu untuk membangun infrastruktur dan regulasi regulasi agar terciptanya kawasan industri tersebut.
“Pemerintah pusat terus menggelontorkan pembangunan pembangunan baik infrastruktur ataupun transportasi transportasi untuk mendukung kawasan industri tersebut. Sedangkan pemerintah daerah telah membuat dua regulasi terkait Kawasan industri ini, pertama Peraturan Daerah (Perda) tentang Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) serta telah membuat Perda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) yang sudah rampung pada bulan Desember tahun lalu,” tutur dia.
Selain infrastruktur yang menjanjikan, nilai tanah yang masih relatif murah dibanding daerah lain dan Upah Minimum Regional (UMR) yang masih lebih rendah dibandingkan daerah lain juga menjadi salah satu faktor tertariknya para investor untuk berinvestasi.
Kemudian, industri pariwisata pun mulai menggeliat tumbuh di Bumi Andan Jejama. Dalam waktu dekat, perhotelan berskala internasional juga bakal dibangun dekat daerah pesisir pantai. Sehingga, nantinya akan menarik wisatawan yang akan menikmati liburannya di Kabupaten Pesawaran.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *