PESAWARAN-(PeNa), Tak satupun tenaga medis terlihat menjaga pada satu orang pasien yang terindikasi dan diduga susspect virus covid-19 atau corona di ruang isolasi Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran.
Terpantau, ruangan tersebut tidak tampak seperti ruang isolasi pada umumnya di Rumah Sakit lain. Satu pasien tergeletak di ranjang dengan ditemani satu orang lelaki yang mengaku sebagai orang tuanya. Kemudian, nampak ranjang kotor yang tidak ditempati tergeletak tidak jauh dari pasien tersebut.
Fasilitas di ruang tersebut toiletnya terlihat kotor dan sepertinya tidak berfungsi. Tabung oksigen dan peralatan lain yang kerap menjadi persiapan para medis juga tidak ada dalam ruangan yang katanya namanya ruang isolasi perawatan pasien susspect corona.
“Sebenarnya anak saya ini cuman panas biasa aja, belum tentu juga kena Corona,” katanya, dengan tidak mengenakan masker penutup hidung dan mulut disamping pasien tersebut.

Direktur RSUD Kabupaten Pesawaran dr Yasmin mengakui adanya pasien tersebut yang sedang dalam perawatan di ruang isolasinya.
“Ya, ada satu pasien dalam pantauan (pdp) yang sedang dirawat di ruang isolasi. Kami masih belum bisa memberikan keterangan karena perlu melaporkan terlebih dahulu kepimpinan,” kata dr Yasmin.
Melengkapinya, Kepala Dinas Kesehatan Harun Tri Joko mengatakan bahwa Pasien Dalam Pengawasan tersebut masih dalam observasi medis.
“Ya pada pasien tersebut masih kita lakukan pemantauan dengan memberikan vitamin dan obat sesuai dengan keluhan. Misal panas, ya kita berikan paracetamol. Karena masih akan dilakukan tahapan pemeriksaan lain seperti Swap Nasofaring, Spuntum dan Serum yang kemudian dikirimkan ke Litbangkes Kementrian Kesehatan di Jakarta,” kata Harun.
Ditegaskan, untuk menentukan apakah pasien terkena virus covid-19 atau corona dibutuhkan banyak observasi dan tahapan pemeriksaan kesehatan lainnya.
“Kemudian, setelah itu kita lakukan cek darah. Mungkin besok kita lakukan cek darah dan dikirim ke Jakarta. Dan, pengambilan lendir pada tenggorokan pasien. Mudah-mudahan pasien tersebut tidak terkena Corona, karena memang gejalanya sama dengan penyakit types dan bronkitis yakni ada demam dan panasnya,” tegas dia.
RSUD Kabupaten Pesawaran yang siap merawat sementara bagi pasien susspect virus corona sepertinya perlu dibenahi, baik peralatan dan tenaga medis yang menanganinya agar masyarakat dapat tenang ketika mengetahui adanya pasien dalam pengawasan.
Oleh: sapto firmansis






