Rupiah Keok, Dirut BEI akan Panggil Pelaku Pasar

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini anjlok paling dalam se-Asia. Salah satu penyebabnya lantaran kejatuhan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terlalu dalam.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djayadi akan mengundang para pelaku pasar. Pihaknya akan menjelaskan kondisi makro ekonomi yang masih stabil untuk meredam kepanikan pasar.

“Kita mau undang pelaku minggu depan ini dan menghadirkan pembicara-pembicara dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan Analis agar mereka melihat yang sebenarnya,” tuturnya kepada detikFinance, Rabu (5/9/2018).

Menurut Inarno, apa yang terjadi di pasar saham saat ini hanya sekadar persepsi. Bahwa banyak pihak yang menahan dolar AS sehingga rupiah terus terpuruk.

“Hasil ekspor yang dikonversi ke rupiah hanya 13%. Semua simpan dolar AS, bagaimana enggak tipis pasokannya,” terangnya.

Untuk itu, kata Inarno, perlu dibuat kampanye secara masif untuk menjual dolar AS. Rasa nasionalisme rakyat Indonesia yang sudah besar harus diterapkan juga di sistem keuangan.

“Kalau semua menahan dolar AS dan ekspektasi pelemahan terus ya berat ya. Oleh karena itu perlu keyakinan dari kita semua ya. Perlu menularkan nasionalisme Asian Games ke pasar modal dan keuangan Indonesia. Cintailah Rupiah,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *