Setelah Jambret Di dor, Kini Polisi Amankan Begal Dengan Kaki Mulus

P E S A W A R A N – (PeNa), Setelah berhasil melumpuhkan jambret dengan tembakan di betis kaki sebelah kirinya beberapa waktu lalu, kini polisi berhasil amankan pelaku begal berinisial PAW (25) Dusun Suka Bandung Desa Kota Jawa Kabupaten Pesawaran saat dirumahnya, Rabu (15/05/2024) sekitar pukul 21.00 WIB kemarin.

 

Kapolres Pesawaran AKBP Maya Henny Hitijahubessy melalui Kapolsek Padang Cermin Iptu Apri Sampanuju mengatakan bahwa dengan barang buktinya, tersangka PAW diamankan tanpa perlawanan sehingga tidak dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh petugas Tekab 308 Polsek Padang Cermin Polres Pesawaran Polda Lampung.

 

“Kasus ini bermula pada hari Sabtu, 20 April 2024, di Jl. Raya Lintas Kelumbayan, Pesawaran, ketika Korban seorang pelajar berusia 14 tahun menjadi korban kejahatan Pembegalan yang terjadi di tengah perjalanan,” ungkap dia.

 

Kemudian, lanjutnya, mereka dihadang oleh dua orang laki-laki yang mengendarai motor Suzuki Satria FU. Dengan tindakan yang cepat dan brutal, para pelaku menarik tangan korban sampai terjatuh dan pelaku berhasil merampas motor Yamaha Vino Fi 125 milik korban yang menyebabkan kerugian sebesar Rp 10.000.000.

 

“Penyelidikan yang intensif dan kerja keras tim Tekab 308 Presisi dalam satu bulan ini membuahkan hasil yakni petugas berhasil mengamankan pelaku berinisial PAW dengan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vino Fi 125 warna hitam, yang telah dihilangkan nomor polisi dan nomor mesinnya oleh pelaku,” ujar dia.

 

Apri menuturkan, keberhasilannya merupakan  bukti komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan dan melindungi masyarakat.

 

“Kami tidak akan berhenti sampai semua pelaku kejahatan dapat kami tangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku. Kasus ini menjadi perhatian khusus bagi kepolisian, mengingat kejahatan pembegalan¬† sangat meresahkan untuk warga di wilayah tersebut. Dengan penangkapan ini, diharapkan akan ada efek jera bagi pelaku kejahatan lain dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tutur dia.

 

Akibat perbuatannya, tersangka PAW telah terbukti melanggar Pasal 365 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

 

Menanggapinya, salah satu Tokoh Adat Lampung Kabupaten Pesawaran Rama Diansyah dengan Gelar Paksi Sejati mengatakan bahwa kejahatan dijalan raya tidak terjadi ketika para pelakunya diberikan Sanksi tegas dan terukur.

 

“Pelaku kejahatan jalan raya biasanya diberikan sanksi tegas, jangan ada perbedaan perlakuan. Nah, kalau massa yang nangkap pasti minimal bonyok. Kemarin yang jambret tas aja ditembak kakinya, ini begal motor masa masih mulus kakinya,” kata dia.

 

Ia juga mengapresiasi kepolisian yang masif mengungkap pelaku kejahatan di Bumi Andan Jejama. Namun demikian, Rama juga mendorong aparatur penegak hukum jangan ada keraguan dalam menindak kejahatan narkoba.

 

“Sebagai bagian masyarakat adat, kami sangat mengapresiasi kepolisian. Tapi juga tolong, tumpas pelaku kejahatan narkoba jangan ada keraguan. Ini penting, agar generasi penerus dapat terhindar dari pengaruh narkoba yang sangat membahayakan,” tegas dia.

 

Untuk diketahui, diduga menjambret tas pada pengendara sepeda motor di jalan raya, petugas kepolisian setempat telah mengamankan pelaku berinisial AG (26) warga Desa Maja Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran dengan memberikan sanksi ditembak pada betis kaki sebelah kiri  karena diduga melawan petugas saat akan diamankan dipersembunyiannya, Minggu (12/05/2024).

 

Oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.