Soal CPNS, Pesawaran Ajukan 160 Formasi

 

PESAWARAN-(PeNa), Terkait akan dilakukannya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan mengajukan 160 formasi untuk mengisi dibeberapa bidang kerja.

Bacaan Lainnya

Angka tersebut muncul setelah dilakukan rapat bersama pihak terkait. Juga telah sesuai dengan Kepmen PANRB 12/2019 tentang Alokasi CNPS yang harus memenuhi 70 persen untuk PPPK dan 30 persen untuk ASN.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan melayangkan pengajuan ke Kemenpan RB terkait permohonan kuota ASN.

“Dalam waktu dekat, pemda segera melayangkan usulan ke Kemenpan RB dengan formasi 70-30 persen. Selain itu, kita juga melihat kemampuan keuangan daerah karena harus berbarengan dengan pengangkatan PPPK, ” kata dia, Senin (10/06).

Menurutnya, nantinya akan dilakukan skala prioritas dalam menentukan kebutuhan ASN dibeberapa Orgnisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kita prioritaskan OPD yang membutuhkan SDM tekhnis, seperti Keuangan, Kesehatan, Pariwisata dan Perlindungan anak. Nah, kan kita masih membutuhkan psikolog, akunting, tenaga yang membidangi kesehatan dan tenaga yang ahli atau tenaga yang paham soal pariwisata, ” ujar dia.

Soal kebutuhan tenaga pendidik, Sekda Kesuma Dewangsa pun menjelaskan bahwa hal tersebut juga diusulkan.

“Nantinya ditahun ini akan ada sekitar 160 pegawai yang masuk pensiun, nah angka itulah yang kita ajukan ke pemerintah pusat. Syukur ya ada penambahan kuota. Karena kebutuhan ASN di Pemda Pesawaran masih belum ideal, ” jelas dia.

Diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran berdasarkan analisa jabatan (anjab) dan analisa beban kerja (abk) idealnya memiliki Aparatur Sipil Negara adalah 5.873 orang. Nah, sekarang baru ada 4.652. Sehingga diperlukan tambahan ASN sebanyak 1.221.

Sebelumnya, telah beredar kabar bahwa usai lebaran kali ini Badan Kepegawaian Negara akan menerima CPNS secara serentak. Hanya saja waktu dan formasinya masih belum diumumkan.

Hal tersebut juga sama dikemukakan oleh Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesawaran Sunyoto saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

 

 

 

 

Oleh:sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *