BANDARLAMPUNG – (PeNa), Memasuki musim penghujan, Polda Lampung mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dan menjaga keselamatan saat beraktivitas di jalan raya.
Hujan deras yang mulai mengguyur sejumlah wilayah di Lampung dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, banjir, hingga penyakit akibat genangan air.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk siaga menghadapi dampak cuaca ekstrem.
Selain melakukan langkah antisipatif di lapangan, kepolisian juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
“Musim hujan sudah mulai tiba, kami mengingatkan seluruh masyarakat Lampung agar selalu waspada. Pastikan kondisi kendaraan prima dan perhatikan keselamatan saat berkendara di jalan licin maupun berkabut,” ujar Yuni, Jumat (7/11/2025).
Menurutnya, pengendara perlu menyalakan lampu kendaraan saat hujan deras untuk meningkatkan visibilitas dan mudah dikenali pengguna jalan lain. Ia juga menyarankan agar tekanan angin pada ban diperiksa secara rutin untuk menjaga kestabilan di jalan basah.
“Gunakan jas hujan satu potong agar tidak mengganggu keseimbangan. Jaga jarak aman dan jangan memaksa melaju ketika hujan terlalu deras,” imbaunya.
Selain faktor keselamatan berkendara, Yuni menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan dalam mencegah banjir dan penyakit musiman. Ia menjelaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan kerja bakti bersama masyarakat di berbagai daerah.
“Menjelang musim hujan, kami mengajak masyarakat untuk memastikan saluran air tidak tersumbat dan tidak ada tumpukan sampah. Ini bagian dari program Polri Peduli Lingkungan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan dan kesiapsiagaan,” katanya.
Yuni menegaskan, kesiapan menghadapi musim hujan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Sinergi antara warga, aparat, dan pemerintah daerah dinilai penting untuk menekan potensi bencana.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah agar Lampung tetap aman dan kondusif. Semakin kita siap dan peduli, semakin kecil risiko bencana yang akan kita hadapi,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta waspada terhadap penyakit seperti demam berdarah dan diare yang sering muncul akibat genangan air. Ia mengimbau warga agar rutin membersihkan tempat penampungan air dan tidak membiarkan sampah menumpuk di selokan.
“Jangan tunggu banjir baru bertindak. Mari bersama mencegah sejak dini agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan aman sepanjang musim penghujan,” tandas eks Kapolres Metro itu.






