Perkantoran Pemda Kab Pesawaran Segera Terapkan Eco Office

PESAWARAN-(PeNa), Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemda Kab) Pesawaran segera menerapkan Eco Office. Hal tersebut menindaklanjuti surat edaran Gubernur Lampung Nomor 660.1/2029.a/V.10/019 tanggal 12 Agustus 2019 tentang Program Eco Office.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Harun Tri Joko melalui Kepala seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Pesawaran Trio Pranoto mengatakan bahwa program tersebut juga telah ditekankan Ketua PKK Bumi Andan Jejama Nanda Indira Dendi pada lomba desa beberapa waktu lalu.
“Sesuai dengan edaran dari pak Gubernur Lampung Nomor 660.1/2029.a/V.10/019 tanggal 12 Agustus 2019 tentang program Eco Office dan arahan ibu Bupati (Nanda Indira Dendi) pada saat lomba desa beberapa waktu lalu, kita juga berencana nantinya akan melaunching Eco Office untuk kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran terlebih dahulu, yaitu dengan membagikan Tumbler untuk membatasi penggunaan sampah plastik,” kata dia, Rabu (08/01/2020).
Ia juga menerangkan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan mendorong pembentukan Eco Office dilingkungan perkantoran Pemda Kabupaten Pesawaran terutama dilingkungan Dinas Kesehatan.
“Eco Office merupakan kantor peduli lingkungan yang telah mewujudkan penerapan sistem manajemen lingkungan dalam kegiatannya, misalnya adalah penghematan listrik, air, penggunaan kertas se-efisien mungkin, pembatasan penggunaan plastik dan kegiatan lainnya,” terang dia.
Menurutnya, masalah lingkungan saat ini menjadi isu penting yang perlu segera ditangani dengan baik.
 “Jadi isu lingkungan ini belakangan memang terus berkembang, misalnya saja penggunaan sampah plastik, jika penanganannya tidak dikelola dengan baik bisa menjadi masalah yang cukup besar,” ujar dia.
Ditegaskan, nantinya seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran diharapkan dapat melaksanakan program tersebut sebelum kemudian dilakukan ditengah masyarakat.
“Dan kedepan diharapkan seluruh perkantoran di Pemda Pesawaran mengikutinya, sehingga bisa kita terapkan juga di tengah masyarakat, untuk menggunakan sampah plastik yabg memang dikenal membutuhkan waktu lama untuk penguraiannya,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *