Bupati Dendi Nekad Naik Motor Seberangi Sungai

PESAWARAN-(PeNa), Bupati Pesawaran Dendi Romadhona nekad mengendarai sepeda motor jenis bebek saat meninju salah satu dusun di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Teluk Pandan,Kamis (11/4).
Adrenalin Dendi terpicu mendengar ada warganya yang masih belum menikmati terangnya lampu listrik dari perusahaan negara (PLN). Usai gelar apel siaga bencana di Pantai Kelara, Dendi langsung menyusuri jalan setapak berliku dan sangat licin. Bukan tidak percaya di bonceng naik sepeda motor warga, Dendi memilih hujan-hujanan mengendarai sepeda motor yang sudah usang milik salah seorang warga. Menyeberangi sungai, jalan terjal, tikungan maut dan jalan licin karena masih tanah, Dendi tetap melaju hingga ke lokasi yang dituju.
Sesampai dilokasi, Dendi langsung menyapa warga yang sedang duduk santai dirumah yang mirip gubuk. Karena memang cuaca hujan, banyak warga yang enggan keluar rumah untuk beraktifitas. Sambil berkomunikasi dengan warganya, Dendi sesekali memperhatikan kondisi jalan dan rumah penduduk. Terbayang, jika malam pasti gelap karena tidak ada penerangan. Jalanan licin dan becek karena masih kondisi tanah, begitulah keadaan sebagian kecilĀ  warga di Kabupaten Pesawaran.
Kepada warga, Dendi langsung menyumbangkan sejumlah uang guna dibelikan mesin ganset agar dapat digunakan sebagai penerang dimalam hari. Untuk kondisi jalan, Dendi juga segera memerintahkan Dinas PU untuk merencanakan agar segera terealisasi di anggaran perubahan.”Untuk sungai tadi, segera kita buat jembatan gantung supaya masyarakat tidak kesusahan beraktifitas saat hujan. Tiang listrik juga segera kita usulkan agar lekas terpasang. Jalan jelas segera kita bangun, dan sarana lain akan segera kita realisasikan. Ini harus masuk skala prioritas dan segera, kasihan masyarakat dusun ini, ” kata Dendi.
Kedatangan Bupati Dendi Ramadhona menyentuh hati warga dusun tersebut. Ucapan Dendi selalu di aminkan puluhan warga yang berhimpitan mendekat mengerubungi Dendi. Seolah, hujan yang turun menjadi pertanda baik bagi Desa Tanjung Agung. “Semua Allah yang menggerakan, biar hujan dan banjir, Pak Bupati Dendi Romadhona tetap ke desa ini. Semua warga sumringah melihat dan mendengarkan perkataannya. Semoga Allah memberinya kesehatan dan melimpahkan rakhmatNya, amin. ” ungkap warga yang mengaku bernama Abu. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *